Tanpa kau tau
Kau tahu?
Aku mencintaimu dalam sepi yang nyaring,
Dalam doa yang tak pernah kau dengar, walau kupanjat setiap malam paling hening.
Kau adalah luka yang tak pernah berdarah,
Tapi membuatku kehilangan arah.
Kutatap layar yang tak menampilkan namamu,
Menunggu pesan yang tak kunjung datang dari duniamu.
Semesta tahu aku tak baik-baik saja,
Tapi kau... tak pernah peduli sedalam itu, bukan?
Kupeluk malam agar tak terlalu dingin,
Kupeluk bayanganmu meski samar dan makin asing.
Aku menyebutmu dalam tangis yang kubunuh pelan,
Agar tak ada yang tahu aku patah… berkali-kali dalam diam.
Aku mencintaimu seperti langit mencintai bulan,
Selalu ada, tapi tak pernah benar-benar dipeluk dalam genggaman.
Aku tinggal di sisimu tanpa pernah kau sadari,
Seperti embun di pagi hari… yang selalu ada, tapi tak pernah dicari.
Kau mencintai… tapi bukan aku.
Dan aku tetap mencintaimu… meski kutahu takkan ada “kita” di waktu yang baru.
Aku kalah. Tapi aku diam.
Karena aku masih ingin kau bahagia… meski bukan denganku yang bertahan dalam diam.
Komentar
Posting Komentar