ANOMALI PENANTIAN(Stasiun Lempuyangan)
Tidak ada yang lebih tubuh
Dari pelukan basah hujan
Pada senja muram legam
Pada purba seuntai manis cerita kepulangan
Laki-laki; kursi tungu di terminal kedatangan
Merentang lengan kekosongan
Patuh merunut titik demi detik
Keluh membeku, kepala berisik
Sebuah obituari terbaca jelas di senyumnya
"mati" katanya; perayaan ulang tahun sunyi
Ketika
Seluruh sepi terlahir kembali
Saat
Napas berjarak. Sehasta lalu sedepa dan purna.
Laki-laki, tiket kereta tanpa jadwal
Menunggu tiba , menanti laju
Tatap menemu semu
Peluk merengkuh banal
Tubuhnya seketika memudar
Tabahnya tertinggal menggenang
Laki-laki melayang
Lagi-lagi ia harus pulang melupakan perihal datang
Belum tenang....
Kemballi lengang...
______
YOGYA, 16 OKTOBER 2025
Karya:~.Ky
Komentar
Posting Komentar