Diri ditinggal sendiri
Luka datang, luka pergi;
pikiran disulap jadi lengan
sebuah ironi pada relung kosong
yang selalu membuka jalan
selain kepada diri.
Pandangan dibuat redup,
ketidakjelasan dijadikan alasan
untuk tak menatap bagian diri.
Lebam-lebam, luka-luka berbicara
kendati tak didengar.
Besok-besok, jangan terlalu sibuk
mengawasi luka orang lain;
lihatlah diri sendiri
yang sudah lama babak belur.
Kepala; aula kosong,
sibuk menata kursi tamu—
diri sendiri tak pernah diundang.
Hati menunggu dalam diam,
menyala seperti lampu kecil
di sudut rumah yang tak pernah dijenguk.
Tangan
Bebal, Selalu mendahulukan orang
sementara kerusakan diri ditunda perbaikannya.
Pada suatu malam,
ketika rasa mulai menyempit, dada terhimpit, orang-orang jadi julit,
dan segala sesuatu terasa semakin sulit.
Barulah disadari:
yang paling sering ditinggalkan
bukan dunia;
itu, diri sendiri.
______
Karya: Sarah Bneiismael
Komentar
Posting Komentar