Perubahan adalah pertumbuhan
Suatu hari, kita akan menyadari bahwa ada banyak hal yang perlahan kehilangan gengsinya di dalam diri.
Hal-hal yang dulu membuat kita berdebar kini tak lagi menyentuh apa-apa.
Kita menatapnya lagi, dan entah sejak kapan, pesonanya telah mereda,
seolah waktu yang menggeser letaknya di hati.
Orang-orang yang dulu terasa seperti rumah kini berjalan dengan irama yang berbeda.
Percakapan yang dulu mengalir tenang, tak lagi mencapai dasar yang sama;
bukan sebuah masalah, hanya perubahan arah yang terjadi secara alami.
Cara berpikir kita juga perlahan bergeser,
seperti sungai yang menemukan jalur baru setelah musim panjang.
Dulu kita menerima banyak hal demi menjaga suasana tetap nyaman;
sekarang kita memilih mana yang sehat untuk jiwa.
Dulu kita merangkul apa saja yang datang,
kini kita memberi ruang hanya bagi yang selaras.
Ada ketegasan yang tumbuh dari dalam—
ketenangan yang membuat kita berkata,
“aku sudah tidak berada di tempat yang sama.”
Pada akhirnya, kita memang akan mengambil jalan yang berbeda dari sebelumnya, jalan lama telah memberi perannya.
Ada dorongan lembut yang meminta kita melangkah lebih jauh.
Kita meninggalkan lapisan diri yang dulu memberi perlindungan,
lalu berdiri di titik baru yang lebih jujur dan lega.
Di sanalah pertumbuhan menunjukkan keindahan yang paling damai;
tidak berisik, tidak mengharuskan apa pun—
Hanya menghadirkan kesadaran bahwa perubahan adalah cara jiwa
mencari ruang yang lebih luas untuk lebih lega.
Itulah keindahan bertumbuh; dan sungguh, semua itu baik-baik saja.
________
Karya Sarah Bneiismael
Komentar
Posting Komentar