Rangkuman kota
Dengarlah—
kota menipis oleh kebiasaan.
Langkah dipersingkat,
nama dipangkas,
manusia diringkas.
Ketertiban belajar menyamar.
Berbahasa prosedur,
bernapas dalih.
Yang kuat menukar alasan,
yang ringkih membayar;
Diam.
Prasangka menemukan alat.
Bisik dipadatkan jadi cap,
kerumunan menggantikan bukti.
Tubuh dipres:
wajah jadi kategori,
nadi jadi fungsi.
Kesopanan mengenakan kostum.
Senyum rapi, siku bekerja.
Kekerasan berbicara
dan menamai dirinya kelancaran.
Hening tidak selalu teduh,
rapi tidak selalu adil.
Kemanusiaan
tidak menunggu restu
untuk melawan.
_______
Karya : Sarah Bneiismael
Bondowoso, 20 Desember 2025
Komentar
Posting Komentar