Seni menjaga batin

Seiring waktu, kita memahami bahwa tidak setiap ruang layak dihuni.
Ada tempat yang terlihat baik, namun tidak memberi ketenangan yang kita perlukan.

Tidak setiap hubungan pantas dipertahankan.
Beberapa justru mengurangi keberanian, merusak fokus, dan menghambat langkah.

Tidak semua situasi layak menguras tenaga dan perhatian.
Ada hal-hal yang tidak membawa nilai apa pun selain kelelahan yang berulang.

Akhirnya, kita belajar menjaga diri.
Kita menutup yang tidak sehat, melepaskan yang tidak selaras, dan memberi batas pada apa pun yang mengganggu kedamaian batin.

Begitulah kita tumbuh—
lebih jelas, lebih berani,
dan lebih setia pada hidup yang ingin kita jalani.


_____
Karya: Sarah Bneiismael 
Bondowoso, 19 Desember 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Isi Karya Sarah Bneiismael

Suara yang tenggelam

DIA ADALAH; SANG NOL (Untuk yang menulis iman dalam rumus dan menghapus luka dengan logika)