ALJABAR SOSIAL
Dunia adalah sistem persamaan
yang variabelnya terkunci dalam kotak rahasia.
Segelintir orang menyimpan konstanta:
kekayaan, status, jaringan
di dalamnya.
Tak ada rumus yang tertera—
hanya aturan yang mereka tetapkan sendiri.
Hasil akhir yang dipajang
adalah angka yang sudah dihitung sebelumnya.
Kebenaran adalah bilangan prima
yang kokoh tak terbagi.
Tetapi kekuasaan adalah operator perkalian
yang menggeser semua nilai.
Tak perlu bukti atau alasan;
cukup dikalikan dengan nama yang dikenal.
Prima pun akan jadi komposit—
diterima sebagai kebenaran yang sah.
Argumen adalah ekspresi aljabar
dengan variabel dan pangkat yang kompleks.
Namun yang dilihat hanya koefisien
yang ada di depan kalimat.
Siapa yang berbicara
lebih penting dari apa yang disampaikan.
Omong kosong pun dianggap benar
jika yang berbicara memiliki beberapa huruf yang disingkat dibelakang nama.
Kekuasaan adalah angka nol
yang berdiri di pusat garis bilangan.
Tak punya nilai mutlak,
tapi jadi titik acuan bagi semua yang ada di sekelilingnya.
Dia tak perlu benar—
cukup dikenali sebagai tolak ukur.
Nol pun bisa jadi yang terbesar
hanya karena tempatnya yang terpilih.
Moralitas adalah fungsi linier
yang gradiennya selalu bergeser.
Tarifnya dihitung berdasarkan jumlah titik
yang mengikuti kurvanya.
Bila pengikutnya banyak,
jalan menuju kebenaran jadi landai dan lebar.
Bila pengikutnya sedikit,
ia membentuk jurang yang dalam.
Tak terjangkau.
Argumen adalah matriks
yang elemennya siap diuji validitasnya.
Tetapi orang hanya melihat ukuran dan label sampulnya;
profil pengutar lebih berat dari determinan atau logika.
Matriks tak seimbang pun dianggap stabil
jika nama di atasnya terkenal.
Kebebasan berbicara adalah sumbu X
yang meluas tanpa batas.
Setiap orang bisa menempatkan titik
di mana saja di sepanjang garis itu.
Namun sumbu Y—ruang untuk didengar—
hanya punya celah sempit nan sempit.
Hanya titik dengan kode khusus, bisa mencapai bidang kebenaran yang sesungguhnya.
Dan inilah rumus yang tak ada di buku matematika mana pun:
semua angka bisa diputar, semua sistem bisa dimanipulasi sesuka hati.
Satu hal yang pasti
akar kuadrat dari seluruh kebohongan itu akan pecah sendiri—
terbongkar sebagai nol yang palsu,
Sebab, tidak ada operasi matematika
yang bisa membuat salah menjadi benar.
________.
Karya: Sarah Bneiismael
Bondowoso, 16 Januari 2026
Komentar
Posting Komentar