Izinkan aku mencintaimu
Biarkan jiwamu menari bersama tepian malam,
biarkan bulan menunduk—menulis rindu pada permadani—
biarkan angin membawaku
menuturkan cinta kepadamu
Aku menyusuri lorong-lorong nurani,
menyisir kehadiranmu di sungai yang bergerak gemulai;
cahaya dan gelap menari dalam pelukan malam,
mengajari rindu sebagai doa yang berbisik pada waktu.
Kau bukan sekadar manusia—
kau gema Ilahi yang menari dalam relung jiwaku;
detik tanpamu menjadi ladang menanti hujan,
tatapmu samudra; menenggelamkan segala pilu.
Izinkan aku Mencintaimu.
Biarkan diri ini hanyut,
menemukanmu di antara bisu merdu dan cahaya.
Di sana cinta merajut—Aku, Engkau, dan Yang Maha Mencintai—
bersatu dalam getar, rindu;
Seirama
____
Ditulis oleh: Sarah Bneiismael
Bondowoso, 5 Februari 2020
Komentar
Posting Komentar